Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Beternak Ayam Hutan


Ayam Hutan merupakan ayam hasil di alam liar atau di hutan. Biasanya ayam jenis ini memiliki perilaku yang berbeda dengan ayam biasanya. Mereka cenderung lebih giras, tidak bisa diam dan suka berontak. Beternak ayam memang hal yang gampang-gampang sulit dilakukan. Kali ini Sabung Ayam Online akan membahas beberapa  Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Beternak Ayam Hutan.

Sebelum memulai ternak ayam hutan, ada baiknya pecinta ayam mengetahui beberapa spesies ayam hutan terlebih dahulu. Ayam hutan terdiri dari 4 spesies yaitu :

  • Ayam Hutan Hijau
  • Ayam Hutan Kelabu
  • Ayam Hutan Merah
  • Ayam Hutan Sri Lanka

Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Beternak Ayam Hutan

1. Beradaptasi Terhadap Lingkungan

Hal pertama kali yang harus dilakukan adalah membiarkan ayam tersebut beradaptasi dengan lingkungan yang baru. Penyesuaian ini dapat dibuat secara perlahan. Untuk urusan pakan, Anda juga harus menyediakan pakan dan disamakan dengan lingkungan tempat hidupnya.Biasanya pada masa adaptasi ayam hutan cenderung stress. Biasakan dengan tidak terlalu sering memegang ayam dengan tangan kecuali pada saat makan. Karena hal tersebut mudah sekali membuat ayam menjadi stress dan jika dibiarkan lama-lama ayam tersebut akan mati. Saat menginjak lingkungan barunya, Anda bisa memberikan obat antistres di antaranya multivitamin B kompleks dan B12. Selain itu, Anda bisa mencampurkan jangkrik atau kroto yang sudah dicampur dengan supertop ataupun super power.

2. Kandang Yang Sesuai

Kandang merupakan sarana yang penting untuk ternak ayam, karena kandang adalah salah satu tempat tinggal yang nyaman untuk ayam. Jenis kandang untuk ternak ayam hutan harus berbeda dengan jenis kandang ayam pada umumnya. Kandang ayam harus berukuran luas dan bisa dibuat dengan menggunakan kawat atau bambo yang kokoh. Ukuran kandang untuk ayam hutan harus dibuat lebih tinggi dan besar daripada ukuran kandang ayam kampung. Letak kandang ayam juga sebaiknya dijauhkan dari tempat tinggal termasuk rumah Anda. Hal ini untuk meminimalis persebaran penyakit dari unggas ke manusia atau sebaliknya. Anda juga harus meletakkan kandang ayam menghadap ke arah cahaya terbit agar kandang dapat memperoleh sinar matahari.

3. Makanan Yang Bergizi

Ayam Hutan yang dipelihara harus diberi makanan sesuai dengan habitat aslinya untuk pertama kali. Setelah terbiasa, pelan-pelan Anda bisa mengganti makanan ayam hutan tersebut sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa memberikan makanan berupa biji-bijian dan kacang-kacangan. Untuk ayam hutan yang baru dipelihara atau dijinakkan Anda harus menebar makanan ke tanah dahulu, karena ia belum terbiasa untuk makan dengan tempat makan di kandang. Selain biji-bijian, Anda bisa memberi makan ayam hutan dengan makanan hewani seperti jangkrik, cacing, serangga, dan daging yang dicacah lembut. Anda juga bisa memberinya dengan sayuran, buah-buahan dan rerumputan. Sedangkan untuk makan buatan hanya diberikan pada saat adaptasi saja.

4. Kebersihan Kandang

Tempat tinggal yang bersih adalah kenyamanan bagi tuan rumahnya. Hal tersebut sama dengan kebersihan kandang bagi para ayam. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam ternak ayam hutan adalah memelihara kebersihan kandang. Kandang yang bersih berdampak pada keadaan ayam. Bila kandang tidak dibersihkan, ada kemungkinan besar menjadi sumber penyakit. Pembersihan kandang ayam bisa dilakukan 2 kali dalam seminggu. Selain itu, penyemprotan kandang ayam dengan desinfektan juga diperlukan guna menghindari serangan virus dan mencegah bau yang tidak enak dari kandang.

5. Memandikan Ayam

Hal yang tidak kalah penting dalam ternak ayam hutan adalah memandikannya. Ayam harus dimandikan secara rutin guna mencegah menempelnya kutu. Namun memandikan ayam cukup hanya sekali dalam seminggu. Dalam memandikan, ayam hutan hanya perlu disemprot dan jangan dipegang.

Demikianlah pembahasan  dari Sabung Ayam Online mengenai Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Beternak Ayam Hutan. Semoga penjelasan di atas menjadi berguna dan bermanfaat untuk para pecinta ayam.